Kepala berdenyut, hati gelisah,

Tetangga sibuk, aku ikut resah.

Mulut mereka ramai bergosip ria,

Aku cuma mau hidup bahagia.

Pusing, pusing, sakit kepala,

Mikirin tetangga, tiada habisnya.

Apa salahku, apa dosaku,

Kenapa urusan mereka aku yang bingung dulu?

Rumahku kecil, hidup sederhana,

Tapi mereka selalu cari celahnya.

Mau bantu takut salah langkah,

Diam malah dibilang nggak punya empati lah.

Pusing, pusing, sakit kepala,

Mikirin tetangga, tiada habisnya.

Apa salahku, apa dosaku,

Kenapa urusan mereka aku yang bingung dulu?

Mungkin waktunya tutup telinga,

Fokus hidupku, jaga keluarga.

Karena dunia nggak akan berubah,

Kalau aku terus-terusan galau gara-gara mereka.

Pusing nggak hilang kalau dipikirkan,

Lebih baik senyum, nikmati kehidupan.

Tetangga bicara, biar saja,

Asal kita damai, itu yang utama.