(Verse 1)
Setiap pagi aku melangkah,
Dengan senyuman yang terpaksa,
Dalam hiruk pikuk kota ini,
Beban di pundak takkan berhenti.
(Chorus)
Di balik layar, semua indah,
Tapi hatiku terjebak dalam cerita,
Kebohongan manis yang kujalani,
Realita kerja, oh, menyakitkan hati.
(Verse 2)
Deadline datang, tak kenal ampun,
Mimpi yang hilang dalam kesibukan,
Ruang hampa, harapan memudar,
Di setiap langkah, ada rasa terbakar.
(Intrumental)
(Melody)
(Chorus)
Di balik layar, semua indah,
Tapi hatiku terjebak dalam cerita,
Kebohongan manis yang kujalani,
Realita kerja, oh, menyakitkan hati.
(Bridge)
Namun di ujung jalan ini,
Ada secercah cahaya, menanti,
Temukan makna di tengah hampa,
Bersama kita, hadapi semua.
(Chorus)
Di balik layar, semua indah,
Tapi hatiku terjebak dalam cerita,
Kebohongan manis yang kujalani,
Realita kerja, oh, menyakitkan hati.
(Outro)
Beban ini akan kita hadapi,
Dengan harapan dan semangat tinggi,
Meski realita tak selalu sejalan,
Kita terus melangkah, hadapi perjalanan.