Tak ada tanah, tak ada istana
Langkahku berat, tapi aku percaya
Keringat ini jadi bekal cerita
Aku membangun, bukan mewarisi apa-apa
Semua dimulai dari tanah kosong
Batu demi batu, aku tumpuk dengan omong
Mimpi jadi api yang takkan padam
Walau badai menerjang, aku tetap bertahan
Tak ada jalan yang mudah, tak ada peta
Tapi tanganku ini menggenggam asa
Bukan untuk hari ini semata
Tapi untuk masa depan mereka
Aku sang perintis, bukan pewaris
Menapak di jalan yang belum pernah ditulis
Setiap luka jadi tanda perjuangan
Untuk esok yang penuh harapan
Tak ada yang diwariskan padaku
Tapi aku wariskan dunia untukmu
Ini perjuangan, ini kisahku
Aku sang perintis, aku takkan ragu
Malam panjang ditemani kesunyian
Namun mimpi ini tak kenal keraguan
Langkah tertatih, jatuh dan bangun
Hanya debu jadi saksi perjuangan
Tanganku kasar, hati penuh keyakinan
Bahwa semua ini kan jadi kenyataan
Aku mungkin sendiri di medan juang
Tapi semangatku takkan pernah hilang
Tak ada jalan yang mudah, tak ada peta
Tapi tanganku ini menggenggam asa
Bukan untuk hari ini semata
Tapi untuk masa depan mereka
Aku sang perintis, bukan pewaris
Menapak di jalan yang belum pernah ditulis
Setiap luka jadi tanda perjuangan
Untuk esok yang penuh harapan
Tak ada yang diwariskan padaku
Tapi aku wariskan dunia untukmu
Ini perjuangan, ini kisahku
Aku sang perintis, aku takkan ragu
Jika nanti aku jatuh di medan ini
Kenanglah aku sebagai pemberani
Karena jalan ini memang penuh duri
Namun di ujungnya, ada cahaya menanti
Aku sang perintis, aku takkan menyerah
Langkahku mungkin lambat, tapi takkan lelah
Untukmu yang kucinta, aku persembahkan
Dunia yang kubangun dari kehampaan