Laras Kertas
(Verse 1)
Laras kertas kering menguning,
di angin sepi aku berdiam.
Luruh rasa memuai lara,
jiwa pun menimba ruang hampa.
(Pre-Chorus)
Mesti berjasa walau terlupa,
meski meluka tetap terjaga.
(Chorus)
Tinta menetes, pena menggores,
waktu berhenti di antara detik.
Sabda hati melukis sunyi,
diam janji merupa fana,
aku tenggelam dalam tawanya.
(Verse 2)
Temayun sepi di ujung malam,
hiasan aku di dalam kelam.
Riuh gelap menelan suara,
namun tetap ku menyimpan cahaya.
(Pre-Chorus)
Mesti berjasa walau terlupa,
meski meluka tetap terjaga.
(Chorus)
Tinta menetes, pena menggores,
waktu berhenti di antara detik.
Sabda hati melukis sunyi,
diam janji merupa fana,
aku tenggelam dalam tawanya.
(Bridge)
Aku menari di antara ruang,
meski hampa menyelimuti langkah.
Hingga aku temukan makna,
dalam cahaya yang tersimpan di sudut jiwa.
(Chorus - repeat)
Tinta menetes, pena menggores,
waktu berhenti di antara detik.
Sabda hati melukis sunyi,
diam janji merupa fana,
aku tenggelam dalam tawanya.
(Outro)
Laras kertas menguning,
di sinilah aku menyemayamkan rasa.
Meski fana, aku tetap ada.