(Verse 1)
Dia berjalan tanpa jejak,
di senyumnya terpancar hati yang bijak
Langkahnya sunyi, tak pernah tampak
namun semua hati tergetar terpana.
(Chorus)
Tak perlu tinggi untuk terlihat,
tak perlu suara untuk didengar.
Yang paling mulia tak tunjukkan mahkota,
yang paling tinggi tak berdiri di singgasana.
(Verse 2)
Seperti angin yang memeluk lembut,
tak tampak, tapi terasa.
Dia berlalu tanpa terucap,
namun dunia mengenal jejaknya.
(Chorus)
Tak perlu tinggi untuk terlihat,
tak perlu suara untuk didengar.
Yang paling mulia tak tunjukkan mahkota,
yang paling tinggi tak berdiri di singgasana.
(Bridge)
Tanpa nama, tanpa tanda,
jiwa besar tak butuh mahkota.
Cahaya datang dari dalam hatinya,
Tumbuhkan rasa dengan penuh cinta
(Outro)
Dia yang diam, dialah terang,
tanpa sorotan, tanpa pujian.
Yang sejati tak perlu dikenang,
Tetapi cintanya singgah di tiap jiwa.