Aku harus melupakanmu,
bersama setiap bayang kenangan itu,
yang mengendap di sudut waktu,
menghantui malamku dengan rindu semu.
Langkah ini harus menjauh,
meski jejakmu masih membekas di pasir hatiku,
angin yang dulu membawa bisikmu,
kini kupinta menghapusmu.
Kenangan tentang kita,
adalah jalinan cerita tanpa akhir bahagia,
aku harus melepasnya,
seperti daun layu menyerah pada takdirnya.
Aku tak ingin menoleh lagi,
walau hatiku penuh luka sepi,
biarlah waktu yang menyembuhkan,
biarlah jarak yang menghapus perlahan.
Kamu dan kenanganmu,
adalah masa lalu yang harus kupergi,
sebab hidup tak menunggu,
dan aku berhak bahagia, walau tanpamu.