Pagi-pagi sudah bangun, siap bawa motor tua,
Jalan rusak berkelok, tapi hati tetap ceria,
Paket-paket dalam tas, semua harus sampai juga,
Walau hujan turun deras, tugas ini tak tertunda.
Oh, nasib kurir online, kerja siang malam tanpa henti,
Kadang senyum kadang letih, demi anak dan istri,
Tak peduli panas terik, semua paket harus pergi,
Hati sabar, badan letih, oh beginilah nasib kami.
Ada yang marah tak tentu, ada yang kasih senyuman.
Jikalau paket terlambat, ban pecah bukan alasan.
Dengar klakson di belakang, hati sabar tetap maju,
Di balik helm ini, ada mimpi besar yang dituju.
Oh, nasib kurir online, kerja siang malam tanpa henti,
Kadang senyum kadang letih, demi anak dan istri,
Tak peduli panas terik, semua paket harus pergi,
Hati sabar, badan letih, oh beginilah nasib kami.
Andai saja semua tahu, betapa berat jalannya,
Tapi senyum pelanggan itu, jadi semangat selamanya.
Oh, nasib kurir online, kerja siang malam tanpa henti,
Kadang senyum kadang letih, demi anak dan istri,
Tak peduli panas terik, semua paket harus pergi,
Hati sabar, badan letih, oh beginilah nasib kami.
Nasib kurir online yang berat,
Realitas dari kehidupan rakyat
Walau letih tak pernah hilang,
Semangat