Di usia yang katanya matang,
Semua mata menatap tajam.
Pertanyaan terus berdatangan,
\"Kenapa belum kau temukan?\"
Tapi aku tak lagi gentar,
Ada jalan yang ingin ku kejar.
Langkahku tak perlu terburu,
Bahagia tak datang hanya dari satu.
Tak perlu lagi aku berlari,
Sendiri pun aku mengerti.
Dalam sunyi aku temukan,
Diriku yang lebih berharga.
Tak perlu lagi aku dicari,
Cinta datang saat kuberdiri.
Dia lihatku apa adanya,
Tanpa tuntutan atau drama.
Rintangan datang silih berganti,
Namun hatiku tak pernah henti.
Melukis mimpi di langit tinggi,
Mencari arti sejati.
Hingga akhirnya aku temui,
Seseorang yang tak meminta lebih.
Hadirnya bukan untuk mengisi,
Tapi melengkapi cerita ini.
Tak perlu lagi aku berlari,
Sendiri pun aku mengerti.
Dalam sunyi aku temukan,
Diriku yang lebih berharga.
Tak perlu lagi aku dicari,
Cinta datang saat kuberdiri.
Dia lihatku apa adanya,
Tanpa tuntutan atau drama.
Ternyata bukan soal waktu,
Bukan soal siapa dulu.
Tapi tentang bagaimana aku,
Menemukan hatiku.
Kini aku tak lagi ragu,
Perjalananku begitu berarti.
Dan dia hadir tepat waktu,
Ketika aku berhenti mencari.