(Verse 1)
Di balik tirai gelap malam
Ada tangan yang mencoba mencuri terang
Karya yang lahir dari tetes peluh
Kau ambil tanpa rasa bersalah penuh
(Pre-Chorus)
Tidakkah kau tahu artinya jerih payah
Setiap goresan punya cerita indah
Mencuri hanya meninggalkan luka
Hati yang tulus tak pantas disiksa
(Chorus)
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
(Verse 2)
Setiap nada yang kau nyanyikan
Adalah jiwa yang pernah dituliskan
Tak ada rasa yang lebih pedih
Melihat mimpi direnggut begitu lirih
(Pre-Chorus)
Tidakkah kau lihat arti sebuah makna
Hati yang mencipta, bukan sekadar nama
Apa yang kau curi takkan jadi indah
Karena jiwa tak bisa kau bawa serta
(Chorus)
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
(Bridge)
Karya bukan sekadar benda
Ia adalah cinta, rasa, dan jiwa
Jika kau ingin, ciptakanlah sendiri
Jangan hancurkan mimpi orang lain lagi
(Chorus)
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
Bukan milikmu, jangan kau ambil
Setiap karya punya hati yang mengukir
Hargai jerih, hormati perjuangan
Jangan jadikan ambisi sebagai alasan
(Outro)
Setiap tangan punya kekuatan
Untuk mencipta, bukan untuk merampas impian
Bukan milikmu, lepaskan genggaman
Hidup ini lebih indah dengan kejujuran