Aku duduk di bawah langit senja,
Merangkai cerita yang pernah ada.
Wajahmu seperti bayangan di awan,
Hadir, pergi, tapi tetap bertahan.
Semua warna memudar perlahan,
Namun kamu tetap di dalam ingatan.
Kau seperti langit senja,
Hadir indah, tapi tak lama.
Meninggalkan jejak di hati ini,
Yang takkan hilang meski waktu berganti.
Aku hanya ingin mengingatmu,
Bukan merangkai kisah yang baru.
Angin berbisik tentang rahasia,
Tapi tak satu pun jawabannya nyata.
Hanya diam yang jadi teman setia,
Saat semua rasa tak lagi punya nama.
Meski jarak dan waktu memisahkan,
Bayangmu tetap berpendar perlahan.
Kau seperti langit senja,
Hadir indah, tapi tak lama.
Meninggalkan jejak di hati ini,
Yang takkan hilang meski waktu berganti.
Aku hanya ingin mengingatmu,
Bukan merangkai kisah yang baru.
Tak perlu ada akhir yang sempurna,
Kita adalah cerita yang apa adanya.
Dalam tenang, aku merelakan,
Tapi tak berarti aku melupakan.
Kau seperti langit senja,
Warnamu pudar, tapi tetap nyata.
Dalam hati, kau tetap bercahaya,
Meskipun malam telah tiba.