(Verse 1)
Kadang kita bicara, tapi tak ada yang mendengar
Kebenaran datang, tapi mereka memilih berpura-pura
Ilusi mereka indah, tak ingin tergoyah
Walau hati tahu, itu semua cuma dusta
(Pre-Chorus)
Mereka takut melihat, takut menyadari
Apa yang mereka percayai, tak selalu menjadi
Kadang lebih mudah hidup dalam bayang-bayang
Daripada menghadapi kenyataan yang datang
(Chorus)
Kadang orang tak mau dengar kebenaran
Karena ilusi itu lebih nyaman, lebih aman
Lebih baik hidup dalam mimpi yang semu
Daripada terbangun dan melihat yang nyata itu
(Verse 2)
Kita coba berbicara, tapi mereka menutup telinga
Tak ingin melihat dunia yang berbeda, tak ingin terjaga
Ilusi yang mereka buat, sudah terlalu kuat
Seakan kenyataan akan merobohkan seluruh dunia yang rapuh
(Pre-Chorus)
Mereka takut melihat, takut menyadari
Apa yang mereka percayai, tak selalu menjadi
Kadang lebih mudah hidup dalam bayang-bayang
Daripada menghadapi kenyataan yang datang
(Chorus)
Kadang orang tak mau dengar kebenaran
Karena ilusi itu lebih nyaman, lebih aman
Lebih baik hidup dalam mimpi yang semu
Daripada terbangun dan melihat yang nyata itu
(Bridge)
Namun suatu saat, ilusi akan runtuh
Kebenaran akan datang meski mereka tutup telinga
Tak bisa selamanya bersembunyi dalam kebohongan
Karena kenyataan tak pernah bisa lama disembunyikan
(Chorus)
Kadang orang tak mau dengar kebenaran
Karena ilusi itu lebih nyaman, lebih aman
Lebih baik hidup dalam mimpi yang semu
Daripada terbangun dan melihat yang nyata itu
(Outro)
Kebenaran datang dengan cahaya yang terang
Tak bisa dihentikan, meski mereka lari jauh
Ilusi akan hancur, kenyataan tetap ada
Dan suatu saat mereka akan melihatnya juga