EKSISTENSI

Kemana kita akan berlabuh, apa yang akan kita bawa

Bagaimana caranya, berapa lama prosesnya

Aku selalu berfikir, apa yang benar benar berarti dalam hidup

Apa makna keberadaan kita dalam dunia

Apa yang menjadi tujuan kita

Apa yang kita cari

“hidup yang tak di uji tidak pantas dijalani” , tapi sampai kapan kita mengharapkan peruntungan.

“perrmata tak dapat dipoles tanpa gesekan, begitu juga manusia. Tidak dapat disempurnakan tanpa cobaan”

,tapi cobaan apa lagi yang mesti kita rasakan.

“selama kau hidup akan ada banyak masalah yang datang, waktu dan hal yang kau lakukan tak bisa diulang. Kau hanya bisa memikul semuanya dan terus hidup”

akankah kita selalu mempertanyakan semuanya?,

akankah kita menemukan jawabannya?

Kurasa lebih baik tetap menjadi suci seperti anak bayi,

yang hanya perlu menangis dan tertawa, yang tidak tercemar busuknya dunia

Tapi apakah itu kehidupan yang bagus?

Aku bingung, untuk apa semua yang kita jalani saat ini, bukankah pada akhirnya kita akan MATI.

Bukankah kita akan meninggalkan semua yang telah kita dapatkan di kehidupan ini. Jadi apa arti semua ini?

Aku tak bisa membuatmu mengerti, aku tidak bisa membuat siapapun mengerti apa yang terjadi dalam diriku.

Aku bahkan tak bisa menjelaskannya pada diriku sendiri

Terkadang terfikirkan untuk mengakhiri semuanya, tapi aku terlalu takut untuk menarik pelatuk, sungguh pengecut.

Terlalu banyak yang terjadi, membuatku bingung apa yang salah dalam diriku, di persimpangan mana aku salah berbelok.

Aku melihat dunia hanya diisi penderitaan yang diselingi dengan kebahagian, tidak berarti, kesedihan tiada henti, ironi

Dimana letak kebahagian itu.