(Verse 1)
Tak lahir di
Sebuah istana
tak masalah ku
Sudah terbiasa
Bukan emas permata
Yang jadi pusaka
Langkah kecil ku
Pasti penuh arti
Merintis jalanku
menorehkan mimpi
(Pre-Chorus)
Keringat ini
saksi berjuang
Tangan hampa
tapi ... penuh harapan
Hormatku pada me-re-ka
sang pendidik
Namun ku tahu
ku yang
mengga-pai puncak...
(Chorus)
Aku perintis ... bukan pewaris
Semangatku bak api yang
tak pernah habis
Bersahaja ... tetap rendah hati
Sukses ku
raih dengan langkah pas-ti...
(Verse 2)
Ayah-ibu
beri bekal berharga
Bukan emas
tapi doa yang tak sirna
Bukan harta yang jadi pegangan
Lebih ke prinsip
hidup penuh keteguhan.
(Pre-Chorus)
Ku hormati
mereka
Tapi lakon ini
tanggung jawabku jua...
Tak mengandalkan
tak pula mengeluh
Karena ku tahu
Ini jalanku untuk tumbuh...
(Chorus)
Aku perintis ... bukan pewaris
Semangatku
bak api yang tak pernah habis
Bersahaja
tetap
rendah hati
Sukses ku raih dengan langkah pasti.
(Bridge)
Tak semua waris jadi jaminan
Seringkali mimpi lahir dari keberanian.
Tak usah ragu mulai dari kawah,
Langit terbuka bagi yang tabah.
(Chorus)
Aku perintis
bukan pewaris...
Semangatku
bak api yang
tak pernah habis
Bersahaja
rendah hati
Sukses ... ku ra-ih de-ngan lang-kah pas-ti.
(Outro)
Aku berdiri di atas pijakan
Hasil kerja, bukan pemberian
Hormatku tetap ayah bunda
Tapi mimpiku ini, aku yang cipta
...
Aku perintis, bukan pewaris,
Langkahku nyata
bukan mimpiku yang mi-ris
Bangga berdikari
Tetap bersahaja
hati tak pernah tinggi