(Verse 1)
Langit senja menulis cerita,
Di tiap jingga ada namamu terselip.
Langkahku lelah mengejar dunia,
Tapi suaramu, rumah yang tak tergantikan.
(Pre-Chorus)
Angin malam mengirim pesan,
Tentang hangatnya dekap yang kurindukan.
Kamu pelita di gelap jalanku,
Alasan hati ini ingin kembali.
(Chorus)
Kamu, alasan pulangku,
Di setiap detak, namamu berbisik lembut.
Kamu, dermaga rinduku,
Saat badai menderu, pelukmu jadi tamengku.
(Verse 2)
Jejak waktu menyimpan rahasia,
Namun senyummu tak pernah hilang warna.
Aku hanyalah kapal tanpa arah,
Tapi matamu, kompas yang kutuju.
(Pre-Chorus)
Rembulan merangkai janji,
Di bawah sinarnya, kau dan aku menyatu.
Kamu melodi di setiap diamku,
Alasan jiwa ini ingin kembali.
(Chorus)
Kamu, alasan pulangku,
Di setiap detak, namamu berbisik lembut.
Kamu, dermaga rinduku,
Saat badai menderu, pelukmu jadi tamengku.
(Bridge)
Waktu boleh mencuri detik-detik kita,
Tapi hatiku abadi dalam genggammu.
Tak ada tempat lain yang lebih nyata,
Selain di sisimu, segala milikku.
(Chorus)
Kamu, alasan pulangku,
Di setiap detak, namamu berbisik lembut.
Kamu, dermaga rinduku,
Saat badai menderu, pelukmu jadi tamengku.
(Outro)
Langkahku kembali ke arahmu,
Kamu, alasanku tak pernah menyerah.
Di pelukanmu, semua terasa utuh,
Kamu... selamanya rumahku.