[Verse
Persegi sirkus, berputar badut dungu,
Lipstik merah, wajah putih tanpa malu,
Tertawa palsu, penonton penuh haru,
Di balik layar, skenario kelabu.
[Verse 2
Lempar pisau, sasar hati tak disengaja,
Topeng senyum, luka dalam tetap menganga,
Gelitik kata, satir tajam menikam dada,
Pelawak terhuyung, batinnya meronta.
[Chorus
Badut terbelah, jiwa hampa tersembunyi,
Di atas panggung, hanya kedok terpamer,
Penonton bersorak, tak tahu hati terluka ngeri,
Satu tepuk tangan, berdarah ribuan kamuflase.
[Rap Verse
Sketsa buram, tinta hitam gores nista,
Lirikan mata tajam, membedah tiap satir,
Dungu yang tersungging, epilog kisah mistik,
Kepedihan tersirat, tersembunyi di tawa sinis.
[Verse 3
Drama panggung, tirai jatuh tanpa suara,
Badut di balik dungu, hatinya tergantung,
Dia menyandar, tembok sunyi merengkuh pilu,
Deras airmata, basahi wajah berpoles jemu.
[Bridge
Menggelak sepi, badut cari makna gigih,
Di balik topeng, menangis tanpa henti,
Di tiap lirik tersembunyi, satire seakan mentari,
Menyinari pekat hati, goresan luka nurani.