[rap verse 1
lo udah punya bulan, masih mengincar bintang,
Hidup seperti cermin, yang nggak ada pantulan
Harta lo tumpuk tinggi, tapi akhlak makin rendah,
Bagai sebuah istana, diatas rawa basah .
emas jadi koleksi, tapi hati berkarat
Seperti berlian palsu, berkilau tanpa serat
Orang kecil dipijak, untuk memanjat takhta,
mungkin mereka lupa, akan jatuh tanpa sisa.
[Chorus
Apa lagi yang dicari? Dunia hanya ilusi,
semua yang lo cintai, enggakan pernah abadi
Serakah itu bagai api, membakar tanpa akhir,
jangan terlalu berambisi, saatnya tuk berpikir .
[interlude
[rap verse 2
Lo genggam dunia, tangan lo berlumur dosa,
bagai memeluk mawar, duri bikin lo luka.
lupa cara syukur, terus lapar tanpa kenyang,
lo isi kendi bocor, air akan menghilang .
dipikir kalo lo kaya, bisa selamatkan jiwa?
semua Hal yang punya, ga menjamin segalanya
neraka itu nyata, lo jalan ke arahnya
mata tertutup harta, sibuk dengan dunia.
[interlude
[Chorus
Apa lagi yang dicari? Dunia hanya ilusi,
semua yang lo cintai, enggakan pernah abadi
Serakah itu bagai api, membakar tanpa akhir,
jangan terlalu berambisi, saatnya tuk berpikir .
[rap verse 3
hidup seperti raja, takhta jadi bayangan,
Kayak air di gurun, cuma jadi khayalan.
Hukum lo bisa beli, lo pikir Tuhan juga ?
keadilan sejati nggak tunduk dengan logika.
hidup diDunia ini, sekedar ruang tunggu,
Sibuk kejar dunia, lupa soal pintu yang satu.
Apa yang lo bawa saat semuanya hancur?
Cuma nama buruk, yang hilang tanpa struktur.
[Chorus
Apa lagi yang dicari? Dunia hanya ilusi,
semua yang lo cintai, enggakan pernah abadi
Serakah itu bagai api, membakar tanpa akhir,
jangan terlalu berambisi, saatnya tuk berpikir .
[Chorus
Apa lagi yang dicari? Dunia hanya ilusi,
semua yang lo cintai, enggakan pernah abadi
Serakah itu bagai api, membakar tanpa akhir,
jangan terlalu berambisi, saatnya tuk berpikir .
[outro
semua hanya fantasy, Dunia penuh ilusi
tak ada yang abadi, yang hidup pasti mAti .
semua hanya fantasy, Dunia penuh ilusi
tak ada yang abadi, yang hidup pasti mAti .