Berselimut malam, kuberdiam
Dinginnya angin menyapa dalam diam
Hati bertanya, adakah harapan?
Di ujung malam, ada jawab terang
Langit mulai membuka kisah
Mentari berbisik pelan
Dalam cahaya yang perlahan
Ku menemukan jalan
Pagi menanti, sinar hangat memeluk bumi
Menghapus gelap yang telah pergi
Aku kembali, dalam damai kuberdiri
Merangkul harapan yang selalu kunanti
Jejak langkahku terasa ringan
Bersama fajar yang mulai menjelang
Segala resah tenggelam perlahan
Dalam alunan suara kehidupan
Langit mulai membuka kisah
Mentari berbisik pelan
Dalam cahaya yang perlahan
Ku menemukan jalan
Pagi menanti, sinar hangat memeluk bumi
Menghapus gelap yang telah pergi
Aku kembali, dalam damai kuberdiri
Merangkul harapan yang selalu kunanti
Jejak langkahku terasa ringan
Bersama fajar yang mulai menjelang
Segala resah tenggelam perlahan
Dalam alunan suara kehidupan
Langit mulai membuka kisah
Mentari berbisik pelan
Dalam cahaya yang perlahan
Ku menemukan jalan
Pagi menanti, sinar hangat memeluk bumi
Menghapus gelap yang telah pergi
Aku kembali, dalam damai kuberdiri
Merangkul harapan yang selalu kunanti
Jejak langkahku terasa ringan
Bersama fajar yang mulai menjelang
Segala resah tenggelam perlahan
Dalam alunan suara kehidupan
Langit mulai membuka kisah
Mentari berbisik pelan
Dalam cahaya yang perlahan
Ku menemukan jalan
Pagi menanti, sinar hangat memeluk bumi
Menghapus gelap yang telah pergi
Aku kembali, dalam damai kuberdiri
Merangkul harapan yang selalu kunanti
Jejak langkahku terasa ringan
Bersama fajar yang mulai menjelang
Segala resah tenggelam perlahan
Dalam alunan suara kehidupan
Langit mulai membuka kisah
Mentari berbisik pelan
Dalam cahaya yang perlahan
Ku menemukan jalan
Pagi menanti, sinar hangat memeluk bumi
Menghapus gelap yang telah pergi
Aku kembali, dalam damai kuberdiri
Merangkul harapan yang selalu kunanti
Haa.aaa..aaa..
Haa.aaa..aaa..