Verse 1
Di tengah hiruk-pikuk, langkah penuh resah,
Mencari rezeki dalam gelap dan cahaya.
Jalan berbatu, hati bergetar,
Setiap titisan peluh, harapan semakin pudar.
Pre-Chorus
Langit kelabu, awan membisu,
Impian terbang tinggi, tapi sayap terputus.
Di balik senyuman, ada cerita terluka,
Kepayahan hidup ini tak pernah berkesudahan.
Chorus
Oh, jejak di ibu kota, penuh liku-liku,
Kehidupan ini kadang tak menentu.
Dalam setiap langkah, ada harapan yang hilang,
Namun semangat ini terasa semakin pudar.
Verse 2
Di sudut jalan, suara bising bersatu,
Mencari makna dalam kesibukan yang keliru.
Nafkah dicari dengan tangan yang terbakar,
Dalam pelukan malam, mimpi terbenam dalam gelap.
Pre-Chorus
Bulan bersinar, tapi hati kelam,
Menghitung hari dalam peluh yang dalam.
Di balik wajah ceria, ada beban tersembunyi,
Kepayahan hidup ini adalah sebuah realiti.
Chorus
Oh, jejak di ibu kota, penuh liku-liku,
Kehidupan ini kadang tak menentu.
Dalam setiap langkah, ada harapan yang hilang,
Namun semangat ini terasa semakin pudar.
Bridge
Di antara keramaian, jiwa mencari arah,
Menggapai bintang di langit yang samar.
Walau badai melanda dan ombak menggulung,
Kita terus melangkah tanpa henti berjuang.
Chorus (diulang)
Oh, jejak di ibu kota, penuh liku-liku,
Kehidupan ini kadang tak menentu.
Dalam setiap langkah, ada harapan yang hilang,
Namun semangat ini terasa semakin pudar.