[Verse Serang sudut gelap,malam - malam muram Sentuhan kata tajam, niat malah mendalam Petarung kata, bagai pahlawan di medan Berbaris lirik garang, siap menentang kebodohan [Verse 2 Makna mengalir deras, menyerang cerita kosong Kerajaan kebijaksanaan, kita penulis dongeng tong kosong Tempat celoteh kuat, benderang di teka-teki Bawa terang dalam gulita, literasi tanpa seri [Chorus Mencambuk dengan kata, tajam bagai pedang Puisi menjelma senjata, di tengah kota terbuang Perlawanan yang lantang, teriakan di malam bisu Perang kata digenggam, pertahanan di setiap buku [Rap Verse Ku tatap horor gelap, setan dalam metafor Lubang kata-kata, jurang tak kenal nyaman Di kertas inilah, perang berkobar di ranah Membujuk hantu masa lalu, literasi jadi almanak [Verse 3 Dalam setiap bait, dengar parau petir Pantun dan soneta, bunyi bagai gendering Hancurkan belenggu, penerang yang sulit Karya yang abadi, jadi hikayat bersih [Bridge Ketika malam menjerit, liriklah jadi pelita Dalam alunan sunyi, simfoni makna kita Terbenam dalam kata, sajak jadi nyata Kemenangan di tangan, naskah yang bercerita