Intro: (Pa-pap-pa-ra-raa... Kerajaan palu dan paku!) (Pa-pap-pa-raa-raa... Semua naik tahta, bosku!) Verse 1: Dulu katanya cuma tukang kayu biasa, Bawa paku dan palu, bikin meja seadanya. Tapi roda zaman berputar luar biasa, Sekarang dia raja, lihat mahkota di kepala! Bukan cuma dia yang naik ke singgasana, Anak-anaknya ikut dapat tahta semua. Kursi emas kini tak lagi ada yang kosong, Tinggal nunggu cucu, kerajaan makin dongdong! Chorus: Oh, kerajaan palu dan paku, Semua keluarga dapat jatah tanpa ragu. Kursi di kota, kursi di desa, Semua sudah diatur, jangan lupa tanda tawa! Oh, siap ambil alih dunia, Dari panggung politik sampai media sosialnya. Kami rakyat cuma bisa tertegun, Lihat dinasti ini makin moncer kayak kartun! Verse 2: Katanya ini semua buah dari kerja keras, Tapi kok anak-anaknya langsung pegang gelas? Satu jadi wali, satu jadi pemimpin muda, Yang lain bilang, “Santai, giliranmu ada!” Kopi pagi di istana terasa lebih nikmat, Sambil baca berita, semuanya makin hebat. Pikirku, ini bukan dongeng masa lalu, Ini cerita modern, paku jadi raja yang lugu. Chorus (ulang): Oh, kerajaan palu dan paku, Semua keluarga dapat jatah tanpa ragu. Kursi di kota, kursi di desa, Semua sudah diatur, jangan lupa tanda tawa! Oh, siap ambil alih dunia, Dari panggung politik sampai media sosialnya. Kami rakyat cuma bisa tertegun, Lihat dinasti ini makin moncer kayak kartun! Bridge: (Pa-pa-pap...) Katanya cinta rakyat, tapi apa ini nyata? (Pa-pa-pap...) Setiap langkah mereka, bikin kita geleng kepala. (Dum-da-dum...) Palunya makin besar, tahtanya makin tinggi, Rakyat cuma jadi penonton, tepuk tangan sambil berdiri! Outro: Oh, kerajaan palu dan paku... (Pa-pap-pa-raa-raa...) Semua keluarga duduk manis, santai selalu... (Pa-pap-pa-raa-raa...) Kami rakyat cuma bisa senyum, Karena ini cerita lucu, bukan dongeng yang muram!