Pagi menyapa, bisik angin membawa cerita Mentari tersenyum, menggambar harap di cakrawala Langkah kecilku merangkai mimpi, merajut hari Meski terkadang angin menghalang, ku tetap berdiri Bersabar dalam luka, biarkan sembuh dengan waktu Bersyukur pada semesta, meski hujan turun pilu Kita ini pohon yang kuat, tumbuh di tanah yang keras Berkarya bersama hati, hingga dunia jadi saksi Rintik hujan mencumbu tanah, cerita pun terukir Seperti duri dalam mawar, indahnya harus ku mengerti Cahaya kecil di sudut gelap, tak pernah berhenti Mengajari jiwa yang rapuh untuk terus mencari arti Bersabar dalam luka, biarkan sembuh dengan waktu Bersyukur pada semesta, meski hujan turun pilu Kita ini pohon yang kuat, tumbuh di tanah yang keras Berkarya bersama hati, hingga dunia jadi saksi Bersabar dan bersyukur, dua akar untuk tumbuh Di bawah langit yang sama, kita kan terus bertaut Luka yang dulu, biarlah berlalu Bersama waktu, kita akan selalu tumbuh.