Langit mulai gelap, bintang perlahan datang, Hari yang panjang kini jadi kenangan. Keringat di dahi, lelah di langkah, Saatnya rehat, biar hati lebih lapang. Jangan paksakan, biarkan waktu berjalan, Semua yang tertunda masih bisa dikejar. Hari ini usai, tapi bukanlah akhir, Pulanglah dulu, biar esok lebih mahir. (Chorus) Pulanglah, masih ada hari esok, Jangan biar tubuhmu terus tergerus. Rehat sejenak, jangan terlalu keras, Esok mentari akan membawa nafas baru yang bebas. (Verse 2) Tak semua bisa selesai dalam satu hari, Kadang kita butuh jeda, jangan terlalu tinggi. Beban di pundak, biar lepas perlahan, Pulanglah sekarang, biar esok lebih tenang. Temui keluarga, tawa yang menenangkan, Cerita hari ini jadi bahan di meja makan. Waktu tak lari, dia tetap menanti, Esok kan datang, bawa cerita yang berarti. (Chorus) Pulanglah, masih ada hari esok, Jangan biar tubuhmu terus tergerus. Rehat sejenak, jangan terlalu keras, Esok mentari akan membawa nafas baru yang bebas. (Bridge) Gelap malam bukan akhir cerita, Hanya jeda untuk lanjutkan asa. Nikmati waktu, biar energi kembali, Esok pagi, kau siap hadapi lagi. (Chorus) Pulanglah, masih ada hari esok, Jangan biar tubuhmu terus tergerus. Rehat sejenak, jangan terlalu keras, Esok mentari akan membawa nafas baru yang bebas. (Outro) Pulanglah, kawan, lepaskan beban, Esok kan tiba dengan harapan. Langkah baru menanti di depan, Hari ini usai, esok tetap berjalan.