Dua Jiwa Satu Cinta (Verse 1) Dua tubuh, satu jiwa yang bercahaya, Dalam tiap hembusan, cinta mengalir mesra. Seperti angin yang setia pada samudera, Kita bertahan, meski badai menerpa. (Pre-Chorus) Tak peduli langit gelap atau terang, Kasih ini kekal, tak pernah hilang. Dua jiwa berpadu dalam alunan, Seperti melodi yang takkan terhentikan. (Chorus) Dua tubuh dalam satu jiwa, Bersatu selamanya, takkan terpisah. Cinta ini takkan lekang oleh waktu, Meski cobaan datang silih berganti, Hati kita tetap saling merindu. (Verse 2) Kita seperti mentari dan bulan, Selalu bersama walau dalam perbedaan. Setiap luka, setiap tawa yang kita bagi, Menjadi saksi cinta yang tak terganti. (Pre-Chorus) Tak peduli jarak atau rintangan, Kasih ini akan terus bertahan. Dua jiwa dalam harmoni sempurna, Seperti bintang yang setia pada malamnya. (Chorus) Dua tubuh dalam satu jiwa, Bersatu selamanya, takkan terpisah. Cinta ini takkan lekang oleh waktu, Meski cobaan datang silih berganti, Hati kita tetap saling merindu. (Bridge) Biarkan dunia berubah seiring waktu, Namun cinta kita tetap satu. Kau dan aku, selamanya bersama, Menulis cerita cinta tanpa jeda. (Chorus) Dua tubuh dalam satu jiwa, Bersatu selamanya, takkan terpisah. Cinta ini takkan lekang oleh waktu, Meski cobaan datang silih berganti, Hati kita tetap saling merindu. (Outro) Dua jiwa dalam cinta yang abadi, Selamanya kita takkan terpisah lagi.