Rasanya berpaling menjelma Terdengar pahit prasangka darimu Mengejar terbalik Dengarkan dua menit lagu favoritmu Kudengarkan kau bicara dengannya Halus pandang matamu kian terbaca Kudengarkan kau bicara dengannya Peristiwa tragedi namanya Kerap terlintas jejakmu Terbakar cepat harapku Mengingat bentuk matamu Lima belas hentikan waktuku