Kita bertemu di ujung senja, Langit jingga jadi saksi kita. Tawa dan cerita mengalir mesra, Namun hati tahu, ini hanya sementara. Kita ditakdirkan hanya bertemu, Bukan untuk saling memiliki. Waktu berhenti di momen itu, Tapi takdir berkata kita tak satu. Mata berbicara tanpa suara, Ada rasa yang tak bisa disangkal. Namun garis takdir telah tertulis, Kau dan aku, jalan kita terpisah. Kita ditakdirkan hanya bertemu, Bukan untuk saling memiliki. Waktu berhenti di momen itu, Tapi takdir berkata kita tak satu. Andai bisa kuubah semua, Tapi cinta tak selalu bersama. Biarkan kenangan ini abadi, Meski kau bukan milikku lagi. Kita ditakdirkan hanya bertemu, Bukan untuk saling memiliki. Jejak langkah kita tak bersatu, Namun di hati kau tak pernah pergi. Kita hanya bertemu, bukan untuk memiliki, Namun pertemuan ini, indah selamanya di hati.